0

Menapaki langkah-langkah berduri
Menyusuri rawa lembah dan hutan
Berjalan di antara tebing curam
Semua dilalui demi perjuangan

Letih tubuh di dalam perjalanan
Saat hujan dan badai merasuki badan
Namun jiwa harus terus bertahan
Karena perjalanan masih panjang

Kami adalah tentara ALLOH
Siap melangkah menuju ke medan juang
Walau tertatih kaki ini berjalan
Jiwa perindu syahid tak akan tergoyahkan

Wahai tentara ALLOH bertahanlah
Jangan menangis walau jasadmu terluka
Sebelum engkau bergelar syuhada’
Tetaplah bertahan dan bersiap siagalah
Tetaplah bertahan dan bersiap siagalah
Tetaplah bertahan dan bersiap siagalah

Gunung tinggi menjulang, samudra luas membentang, adalah lahan peneguhan
Hutan rimba, padang gersang, jadi ajang pembuktian
Hujan badai, terik panas kerontang, pasti ’kan hiasi perjalanan
Saat langkah telah diayunkan, pantang surut ke belakang, hingga sampai ke tujuan
Bertahanlah dan bersiap siagalah!

Dikirim pada 23 September 2010 di Lyric Music


by RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF on Saturday, June 26, 2010 at 4:19pm

Sengaja kugoreskan tulisan ini, kado untuk teman-teman FB ku yang sedang ta’aruf, atau yang akan melakukan ta’aruf secara Islami. Juga bagi pasangan yang sudah pernah melakukan ta’aruf Islami,kado tulisan ini kupersembahkan sebagai kenang-kenangan yang terindah yang pernah dilalui dahulu. Kudoakan semoga Allah SWT selal
u memudahkan dan melancarkan ta’aruf Islami yang sedang atau akan berlangsung. Bagi pasangan yang sudah melakukan ta’aruf Islami, semoga langgeng pernikahannya, hingga kematianlah yang memisahkan kita dari pasangan kita. Aamiin

Bagi setiap aktivis da’wah, yang sudah memilih da’wah sebagai jalan hidupnya, tentunya harus memiliki kepribadian Islamiyyah yang berbeda dengan orang-orang yang belum tarbiyah tentunya. Salah satu akhlak (kepribadian Islami) yang harus dimiliki setiap ikhwan atau akhwat adalah ketika memilih menikah tanpa pacaran. Karena memang dalam Islam tidak ada konsep pacaran, dengan dalih apapun. Misalnya, ditemani orang tualah, ditemani kakak atau adiklah sehingga tidak berdua-duan. Semua sudah sangat jelas dalam Alqur’an surat Al Isra ayat 32 yang artinya ”Dan janganlah kamu mendekati zina ; (zina) itu sungguh perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.”. Apalagi sudah menjadi fihtrah bagi setiap pria pasti memiliki rasa ketertarikan pada wanita begitu pula sebaliknya. Namun Islam memberikan panduan yang sangat jelas demi kebaikan ummatnya. Mampukah tiap diri kita menata semua, ya perasaan cinta, kasih sayang benar-benar sesuai dengan syari’ah? Dalam buku Manajemen Cinta karya Abdullah Nasih Ulwan, juga disebutkan, cinta juga harus dimanage dengan baik, terutama cinta pada Allah SWT, Rasulullah SAW, cinta terhadap orang-orang shalih dan beriman. Jadi tidak mengumbar cinta secara murahan atau bahkan melanggar syariat Allah SWT.

Lalu bagaimanakah kiat-kita ta’aruf Islami yang benar agar nantinya tercipta rumah tangga sakinah mawaddah warohmah,:

1.Melakukan Istikharoh dengan sekhusyu-khusyunya
Setelah ikhwan mendapatkan data dan foto, lakukanlah istikharoh dengan sebaik-baiknya, agar Allah SWT memberikan jawaban yang terbaik. Dalam melakukan istikharoh ini, jangan ada kecenderungan dulu pada calon yang diberikan kepada kita. Tapi ikhlaskanlah semua hasilnya pada Allah SWT. Luruskan niat kita, bahwa kita menikah memang ingin benar-benar membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah. Seseorang biasanya mendapatkan sesuatu sesuai dengan apa yang diniatkannya.

2.Menentukan Jadwal Pertemuan (ta’aruf Islami)
Setelah Ikhwan melakukan istikharoh dan adanya kemantapan hati, maka segerlah melaporkan pada Ustadz, lalu Ustadz pun memberikan data dan foto kepada Ustadzah (guru akhwat), dan memberikan data dan foto ikhwan tersebut kepada Akhwat. Biasanya akhwat yang memang sudah siap, Insya Allah setelah istikharoh juga segera melaporkan kepada Ustadzahnya. Lalu segeralah atur jadwal pertemuan ta’aruf tersebut. Bisa dilakukan di rumah Ustadzah akhwatnya. Memang idealnya kedua pembimbing juga hadir, sebagai tanda kasih sayang dan perhatian terhadap mutarabbi (murid-murid). Hendaknya jadwal pertemuan disesuaikan waktunya, agar semua bisa hadir, pilihlah hari Ahad, karena hari libur.

3.Gali pertanyaan sedalam-dalamnya
Setelah bertemu, hendaknya didampingi Ustadz dan Ustadzah, lalu saling bertanyalah sedalam-dalamnya, ya bisa mulai dari data pribadi, keluarga, hobi, penyakit yang diderita, visi dan misi tentang rumah tangga. Biasanya pada tahap ini, baik ikhwan maupun akhwat agak malu-malu dan grogi, maklum tidak mengenal sebelumnya. Tapi dengan berjalannya waktu, semua akan menjadi cair. Peran pembimbing juga sangat dibutuhkan untuk mencairkan suasana. Jadi tidak terlihat kaku dan terlalu serius. Dibutuhkan jiwa humoris, santai namun tetap serius.
Silakan baik ikhwan maupun akhwat saling bertanya sedalam-dalamnya, jangan sungkan-sungkan, pada tahap ini. Biasanya pertanyaan-pertanyaan pun akan mengalir.

4.Menentukan waktu ta’aruf dengan keluarga akhwat
Setelah melakukan ta’aruf dan menggali pertanyaan-pertanyaan sedalam-dalamnya, dan pihak ikhwan merasakan adanya kecocokan visi dan misi dengan sang akhwat, maka ikhwan pun segera memutuskan untuk melakukan ta’aruf ke rumah akhwat, untuk berkenalan dengan keluarga besarnya. Ini pun sudah diketahui oleh Ustadz maupun Ustadzah dari kedua belah pihak. Jadi memang semua harus selalu dikomunikasikan, agar nantinya hasilnya juga baik. Jangan berjalan sendiri. Sebaiknya ketika datang bersilaturahim ke rumah akhwat, Ustadz pun mendampingi ikhwan sebagai rasa sayang seorang guru terhadap muridnya. Tetapi jika memang Ustadz sangat sibuk dan ada da’wah yang tidak bisa ditinggalkan, bisa saja ikhwan didampingi oleh teman pengajian lainnya. Namun ingat,ikhwan jangan datang seorang diri, untuk menghindarkan fitnah dan untuk membedakan dengan orang lain yang terkenal di masyarakat dengan istilah ’ngapel’ (pacaran).
Hendaknya waktu ideal untuk silaturahim ke rumah akhwat pada sore hari, biasanya lebih santai. Tapi bisa saja diatur oleh kedua pihak, kapan waktu yang paling tepat untuk silaturahim tersebut.

5.Keluarga Ikhwan pun boleh mengundang silaturahim akhwat ke rumahnya
Dalam hal menikah tanpa pacaran, adalah wajar jika orang tua ikhwan ingin mengenal calon menantunya (akhwat). Maka sah-sah saja, jika orang tua ikhwan ingin berkenalan dengan akhwat (calon menantunya). Sebaiknya ketika datang ke rumah ikhwan, akhwat pun tidak sendirian, untuk menghindari terjadinya fitnah. Dalam hal ini bisa saja akhwat ditemani Ustadzahnya ataupun teman pengajiannya sebagai tanda perhatian dan kasih sayang pada mutarabbi.

6.Menentukan Waktu Khitbah
Setelah terjadinya silaturahim kedua belah pihak, dan sudah ada kecocokan visi dan misi dari ikhwan dan akhwat juga dengan keluarga besanya, maka jangalah berlama-lama. Segeralah tentukan kapan waktu untuk mengkhitbah akhwat. Jarak waktu antara ta’aruf dengan khitbah, sebaiknya tidak terlalu lama, karena takut menimbulkan fitnah.

7.Tentukan waktu dan tempat pernikahan
Pada prinsipnya semua hari dan bulan dalam Islam adalah baik. Jadi hindarkanlah mencari tanggal dan bulan baik, karena takut jatuh ke arah syirik. Lakukan pernikahan sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW, yaitu sederhana, mengundang anak yatim, memisahkan antara tamu pria dan wanita, pengantin wanita tidak bertabarruj (berdandan),makanan dan minuman juga tidak berlebihan.

Semoga dengan menjalankan kiat-kiat ta’aruf secara Islami di atas, Insya Allah akan terbentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah…yang menjadi dambaan setiap keluarga muslim baik di dunia maupun di akhirat.

Teriring doaku yang tulus kepada ikhwah dan akhwat fillah yang akan melangsungkan pernikahan kuucapkan ”Baarokallahu laka wa baaroka ’alaika wajama’a bainakumaa fii khoirin..

Dan bagi sahabat-sahabatku yang belum menikah, teriring doa yang tulus dari hatiku, semoga Allah SWT memberikan jodoh yang terbaik untuk semua baik di dunia maupun di akhirat..Aamiin ya Robbal ’alamiin

Dikirim pada 22 September 2010 di Wawasan

Teruntuk saudariku yang ku cinta karenaNya…

Ukhti, kalian adalah tulang rusuk yang hilang. Jika kalian dalam penantian, maka jadikan penantian itu jalan menuju keberkahan. Menanti bukan berarti berdiam diri, atau menunggu tanpa arti. Kalian adalah bidadari yang dicari. Sebelum pemilik tulang rusuk datang menjemput, isilah masa penantianmu dengan taqwa, sabar, do’a dan tawakkal. Meski kau boleh mengajukan proposal lebih dulu, tapi ana yakin, al-Haya’ yang menjadi perisai bagimu akan membuatmu urung untuk mengungkap perasaan. Cinta yang tak mampu kau ungkap. cinta yang hanya kau dekap dalam bungkam. Karena mungkin kau tak seberani Khadijah…

Ukhti fillah, izinkan ana berbagi. Dialog dari hati ke hati.

Saudariku, antunna mungkin jauh lebih paham tentang yang ingin ana sampaikan. Namun, tak ada salahnya jika kita sama-sama mereviewnya kembali. Setidaknya, menasehati diri ana pribadi.

Tips mengisi penantian dengan proses yang berkah untuk hasil yang berkah:

ฉ Senantiasa dekatkan diri kepadaNya. Taqorrub ilallah! Karena Dialah Sang Pemilik hati, Yang Menguasai hati, dan Maha Tahu segala isi hati.

ฉ Persiapkan bekal karena perjalanan itu jauh. Tholabul ‘ilmi never ending!

ฉ Kerenkan diri dengan mempercantik lahir dan batinmu.

ฉ Perbaiki diri karena InsyaAllah di seberang sana dia pun sedang sibuk memperbaiki dirinya. Yakinlah bahwa wanita yang baik hanya untuk lelaki yang baik pula.

ฉ Ukhti, jaga hijabmu agar senantiasa terpelihara.

ฉ Jaga izzahmu karena kau adalah calon bidadari syurga.

ฉ Terakhir, jika ana boleh memberi saran, isilah penantianmu dengan ukiran tinta cintamu. Buatlah syair, puisi, atau surat cinta untuk sang belahan jiwa. Curhatkan segala perasaanmu selama dalam penantian, tentang cinta, dan rindu. Sekadar menanyakan kabar iman, keadaan, ada di mana, dan sedang apa dia sekarang. Saat ini kau tak tahu untuk siapa suratmu kau tujukan. Allah sedang merahasiakan. Tapi yakinlah, Sang Sutradara kehidupan sudah mempersiapkan yang terbaik untukmu. Berikanlah surat itu saat waktunya tiba. Biarlah waktu yang bicara, karena waktu tak pernah berdusta. insyaAllah, virus merah jambu yang mencoba merusak komputer hati antunna di masa penantian , akan terscan oleh anti virus imani dan syair cinta untuk yang dinanti. Dan InsyaAllah pula, ta’aruf kedua, ketiga , keempat dan ta’aruf-ta’aruf berikutnya di mahligai rumah tangga, akan semakin berbunga dengan adanya syair-syair indah perekat cinta..

Jangan buat penantianmu sia-sia. Bersegera, namun jangan tergesa. Sebelum ijab qobul keluar dari lisan “Sang Pangeran”, hati-hatilah menempatkan perasaan. Karena bisa jadi, cintamu salah kau alamatkan..

Bila yakin ‘tlah tiba, teguh di dalam jiwa

Kesabaran menjadi bunga

Sementara waktu berlalu, penantian tak berakhir sia-sia

Saat perjalanan adalah pencarian diri

Laksana Zulaikha jalani hari

Sabar menanti Yusuf sang tambatan hati

Di penantian mencari diri

Bermohonkan ampunan

Dipertemukan…(Epicentrum, menjemput bidadari)

Dikirim pada 16 Agustus 2010 di Sains

Hai orang-orang yang beriman di wajibkan atas kamu berpuasa sebagai mana di wajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah:183)

Waktu terus berjalan, bulan demi bulan kita lewati hingga sampai di sayyaidul syahr, bulan Ramadhan, siang dan malam yang silih bergantian mengantarkan kita pada pijakan sepuluh hari terakhir menjalankan ibadah di bulan penuh kemulyaan. Limpahan puji syukur selayaknya kita panjatkan kepada Tuhan semesta alam atas segala kemikmatan yang telah di berikan kepada kita, khususnya nikmat bertemu kembali dengan bulan Ramadhan.

Pada tiap bulan Ramadhan ayat di atas merupakan ayat populer yang sering di bacakan dan kita dengar. Baik di media cetak, elektronik ataupun perantara lainnya. Adapun esensi dari ayat tersebut ialah menginformasikan kepada kita bahwa ketakwaan merupakan terminal utama disyari’atkannya berpuasa.

Bulan Ramadhan merupakan madrasah yang di dalamnya kita dididik berpuasa satu bulan penuh menahan lapar dan dahaga serta hal-hal yang membatalkan puasa dan mengurangi nilai-nilai puasa kita. Puasa merupakan perisai diri kita agar kita tidak terjerumus pada hal-hal yang beretentangan dengan agama. Dengan begitu puasa dapat berfungsi sebagai pembentuk pribadi muslim yang selalu merasa bahwa Allah swt selalu mengawasi gerak gerik setiap langkahnya.
Betapa banyak orang yang berpusa namun ia hanya memperoleh rasa lapar dan haus dari puasanya. Mereka hanya menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Sementara mereka mengabaikan nilai-nilai dari puasa itu sendiri. Mereka rusak puasa tersebut dengan melakukan hal-hal tercela seperti berkata dusta, menggunjing, namimah (memprovokasi atau adu domba) dan perbuatan tercela lainnya. Secara syar’i puasa mereka sah. Namun puasa yang mereka lakukan tidak berbekas pada diri mereka selain rasa lapar dan dahaga yang mereka pertahankan. Sabda Rasulullah saw:

Banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga.” (HR.Ibnu Majah).

Berbeda halnya dengan orang-orang yang berpuasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan.yang semata-mata mengharapkan keridhaan Allah swt. Maka puasa yang mereka lakukan akan mengantarkan mereka pada kemenangan yang hakiki, Kemenangan spiritual sebagai insan yang bertakwa yang selalu berusaha membawa dirinya menuju arah yang lebih baik dalam menggapai keridhaan Allah swt. Kemenangan emosional dengan menanamkan rasa empati terhadap sesama serta pendidikan untuk menahan hawa nafsu dan mengedepankan kesabaran, Di sisi lain, kemenangan intelektual pun tercipta setelah adanya keseimbangan antara spiritual dan emosional. Sehingga tercerminlah orang-orang yang berilmu dan beramal.dan menjadikan puasa sebagai perisai mereka dari siksa api neraka. Rasulullah saw bersabda:

Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah swt, maka akan di ampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR.Muttafaq ‘alaih).

Sebagai madrasah, puasa Ramadhan juga mendidik kita untuk berlomba-lomba memperbanyak amal ibadah baik secara mahdhah (vertikal), yaitu hubungan hamba dengan Tuhannya yang berbentuk rutinitas sholat wajib, tadarus Al Quran dan menghidupkan malam dengan Qimaul lail (sholat tarawih, hajat maupun tahajjud). Ataupun secara ghoiru mahdhah (horizontal), yaitu hubungan antar sesama makhluk dengan memperbanyak amal sosial seperti sedekah, interaksi positif antar sesama manusia, bekerjasama dalam suatu pekerjaan dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan dalam bulan Ramadhan segala amal ibadah manusia dilipat gandakan pahalanya oleh Allah swt. Di lain itu, dengan adanya ketaatan akan perintah-Nya, hal ini tentunya bisa menjadi bukti akan ketakwaan seseorang Tuhannya.

Takwa ialah predikat yang akan diraih dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Timbulah pertanyaan, mengapa predikat takwa yang kita raih dalam melaksanakan ibadah ini?.

Telah merupakan sunnatullah bahwa manusia di ilhami oleh dua kekuatan kebaikan (takwa) dan keburukan (fujur). Sebagaimana Allah telah berfirman Al quran:

Dan jiwa serta penyempurnaanya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaan. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS.Al syams:7-10).

Substansi ayat di atas menerangkan bahwa ketakwaan yang di pupuk secara terus menerus akan meningkatkan kualitas seseorang sehingga ia akan dapat menjaga kesucian jiwanya dari segala yang mengotorinya yang berupa keburukan (fujur). Di sinilah peranan takwa yang merupakan buah dari apa yang kita tanam selama tiga puluh hari menggapai kemenangan Ramadhan. Di samping itu konsekuensi dari ketakwaan ialah kemuliaan di sisi Allah swt sebagai mana dalam firman-Nya yang berbunyi:

Inna akramakum ‘indaAllahi attqakum”

sesungguhnya orang-orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa”. (QS. Al Hujurat:13).

Bertolak dari sinilah bahwa ketakwaan kita harus selalu di pupuk dan di tingakatkan yang mana salah satunya ialah melalui puasa Ramadhan. Aktualisasi takwa akan dapat menjadikan motivator bagi kita dalam menghadapi segala problematika kehidupan sebagaimana firman Allah swt:

Wa man nyataqillaha yaj’alahu makhraja. Wa yar juquhu min haytsu la yah tasib wa man yattawakal ‘alallahi fa huwa hasbuh. Innallaha baalighu amrih qad jaala Allahu likulli syaiin qadra.”

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya DIA akan menjadikan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tak di sangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluaan)nya. Seseungguhnya Allah melaksanakan urusan yang di (kehendaki)Nya. Sesunggunya Allah telah mengadakan ketentuaan bagi segala sesuatau)" .(QS.At thalaq:2-3)

Akhirnya dengan menjalankan ibadah Ramadhan, semoga kita semua termasuk orang-orang yang mendapat predikat takwa. Ketakwaan yang mampu mengantarkan kita memperoleh keridhaan-Nya. Ketakwaan yang mampu menancapkan posisi kita menjadi hamba yang mulia di sisi-Nya. Dan yang lebih penting, ketakwaan yang bisa kita pertahankan selama-lamanya.

Sesungguhnya kita berasal dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini merupakan tabungan yang akan mengantarkan kita menuju kebahagiaan yang hakiki.

Wallahu a’lam bishawab.

http://www.ppimaroko.org/index.php?option=com_content&view=article&id=70:ramadhan-madrasah-pembentuk-pribadi-takwa&catid=58:sayyidul-ayyaam&Itemid=88

Dikirim pada 01 Agustus 2010 di Bekal Ramadhan

Saat Mubarak, Lc.

Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
bekal taqwa

Ma`aasyiral Mu`miniin Rahimakumullah….
Wasiat takwa senantiasa disampaikan oleh setiap khotib di awal khutbahnya, hal ini menunjukkan sekaligus menegaskan betapa pentingnya nilai taqwa di mata Allah swt, sehingga wasiat dengan tema taqwa ini menjadi salah satu rukun khutbah. Oleh karenanya orang-orang bertaqwa memiliki kedudukan dan keutamaan tersendiri, meraih derajat yang tinggi dihadapan Allah subhaahu Wa ta`alaa,

inilah beberapa keutamaan dan kedudukan mereka ;

Pertama : Yang bertaqwa adalah yang termulia di sisi Allah swt

Allah swt mendudukkan pribadi-pribadi bertaqwa meraih derajat kemuliaan yang tinggi di sisi-Nya, demikianlah firman Allah dalam Surah Al-Hujurat ayat ke-13

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฅูู†ู‘ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฐูŽูƒูŽุฑู ูˆูŽุฃูู†ู’ุซูŽู‰ ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ุดูุนููˆุจู‹ุง ูˆูŽู‚ูŽุจูŽุงุฆูู„ูŽ ู„ูุชูŽุนูŽุงุฑูŽูููˆุง ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูƒู’ุฑูŽู…ูŽูƒูู…ู’ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽุชู’ู‚ูŽุงูƒูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุนูŽู„ููŠู…ูŒ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ

Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.[QS. Al-Hujurat (49) : 13]



Demikianlah setelah Allah swt menyinggung kata yang mewakili jenis manusia, mereka yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa, Allah swt menutup firman-Nya dengan ungkapan yang menunjukkan bahwa yang paling bertakwa dari merekalah yang paling mulia disisi-Nya tidak peduli apa warna kulit mereka, apa kebangsaan mereka, bahkan apa jenis kelamin mereka, yang bertaqwalah yang paling mulia.

Oleh karena itulah Rasulullah saw bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad; “Wahai sekalian manusia, sesunggunya Tuhan kalian adalah satu, ayahanda kalian adalah satu, ingatlah..! tidak ada keutamaan lebih bagi orang arab atas selain mereka, tidak pula bagi non arab atas orang-orang arab, tidak pula yang berkulit merah lebih utama dari yang berkulit hitam tidak pula yang berkulit hitam lebih utama dari yang merah, tak lain yang membuat lebih utama melainkan karena taqwa”. (HR. Imam Ahmad)

Maka bagi siapapun yang ingin meraih kemuliaan tertinggi disisi-Nya, hal itu tidak akan dicapai dengan sekedar harta, kemewahan, ataupun keturunan yang banyak, namun hanya dengan taqwa. Demikian ketika seseorang bertanya kepada Rasulullah,

ูŠุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽูƒู’ุฑูŽู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฃูŽุชู’ู‚ูŽุงู‡ูู…ู’ "

“Wahai Rasulullah, Siapakah manusia termulia ? maka Rasulullah menjawab : “Yang paling bertaqwa” .

(HR. Bukhori dalam kitab ahadits al-anbiya’ dan Muslim dalam kitan Al-Fadha’il)


Kedua : Orang-orang bertaqwa adalah para wali dan kekasih Allah swt

Hadirin yang dirahmati Allah… orang-orang yang dalam dirinya bersemayam ketaqwaan akan menjadi wali sekaligus kekasih allah swt, begitu tegas Allah menyatakan dalam firman-Nya bahwa Dia mencintai orang-orang bertaqwa;

ุจูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽูˆู’ููŽู‰ ุจูุนูŽู‡ู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ูŽู‰ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูุชู‘ูŽู‚ููŠู†ูŽ

“(Bukankah demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa. [Qs. Ali Imran(3) : 76]

Innallaha yuhibbul muttaqin- sesunguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaqwa, petikan firman Allah swt ini juga termaktub dalam Surah At-Taubah,surah ke-9 pada ayat ke-4 dan ayat ke-7 .

Karena mereka dicintai Allah maka mereka menjadi wali-wali Allah, merekalah para auliyaaullah, para wali bukanlah yang selalu memiliki kemampuan diatas rata-rata manusia biasa, memiliki kesaktian dengan ilmu kanoragannya dan berkemampuan supranatural…. Para wali Allah adalah orang-orang yang penug ketaqwaan kepada-Nya, tidak takut melainkan kepada Allah semata..

ุฃูŽู„ุง ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ู„ููŠูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ุง ุฎูŽูˆู’ููŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ุง ู‡ูู…ู’ ูŠูŽุญู’ุฒูŽู†ููˆู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ูˆูŽูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ููˆู†ูŽ

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.[QS. Yunus (10) : 62-63]

Ketiga : Meraih Ma`iyyatullah

Dengan ketakwaanya, pribadi bertaqwa akan dicintai Allah swt, dengan cinta-Nya, Allah akan senantiasa menganugerahkan mai`iyyah-Nya –kebersamaan-Nya, inilah kesertaan dan kebersamaan khusus yang Allah berikan kepada mereka oarang-orang yang bertaqwa,

ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ู…ูุชู‘ูŽู‚ููŠู†ูŽ

“dan bertaqwaah kepada Allah, dan ketahuilah sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa” [QS. Al-Baqarah(2) : 194]

Tentunya tidak ada kebersamaan yang lebih nikmat, tidak ada kesertaan yang lebih indah, tidak ada kedekatan yang lebih syahdu daripada ketika seorang hamba sedang merasa dekat dengan Tuhannya, merasa Allah swt sesantiasa menyertai dalam setiap langkahnya dalam menapaki jalan kehidupan ini. Maka dia akan berjalan mengarungi kehidupan ini; segala yang akan dia lalui dia lewati, semua itu dengan ketaqwaannya akan ia tempuh dengan ma`iyyatullah.

Keempat : Dimudahkan urusannya

Allah subhanahu wa ta`aala telah menegaskan dalam firman-Nya ;

ููŽุฃูŽู…ู‘ูŽุง ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ุทูŽู‰ ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ูŽู‰ ูˆูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽ ุจูุงู„ู’ุญูุณู’ู†ูŽู‰ ููŽุณูŽู†ููŠูŽุณู‘ูุฑูู‡ู ู„ูู„ู’ูŠูุณู’ุฑูŽู‰

“Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah”.[QS. Al-Lail (92) : 5-7]

Orang-orang yang bertaqwa adalah mereka yang gemar berbagi, mereka mau mencurahkan sebagian harta yang mereka miliki untuk kepentingan fi sabilillah, sanggup memberi di saat lapang maupun sempit, di waktu mudah maupun sulit, semua itu karena mereka benar-benar yakin akan adanya balasan syurga, maka kelak Allah akan memberi balasan yang baik dari apa yang telah mereka lakukan dan akan memyediakan jalan kemudahan bagi mereka dalam melakukan berbagi kebaikan .

satu hal yang tidak boleh terlewat dari perhatian kita disaat mentadaburi ayat-ayat diatas adalah adanya kata “A`tha” yang berarti memberi, ini memberi isyarat kepada kita bahwa setiap kita diharapkan memiliki kontribusi, baik dengan harta yang Allah titipkan kepada kita, fikiran dan ide, atau pun jasa dan tenaga yang bisa kita berikan. Maka jika semua ini kita lakukan dengan didasari iman dan dibingkai dengan nilai ketaqwaan kepada Allah swt maka ada jaminan bahwa Dia akan memudahkan segala urusan baik kita.

Kelima : Dilapangkan Rizkinya

Rizki adalah segala hal yang manfaat baiknya kembali kepada kita. Termasuk dalam kategori rizki adalah harta, kesehatan, ilmu, kesempatan dan peluang. Jadi rizki tidak terbatas pada harta.. Allah swt menjanjikann kepada mereka yang bertakwa untuk mendapatkan kemudahan jalan keluar termasuk di dalamnya jalan meraih rizki.

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุฎู’ุฑูŽุฌู‹ุง ูˆูŽูŠูŽุฑู’ุฒูู‚ู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ู„ุง ูŠูŽุญู’ุชูŽุณูุจู

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya “. [QS. Ath-Thalaq (85) : 2-3)

Demikian sebagian ayat 2 dan 3 dari surah Ath-Thalaq ini memberikan gambaran kepada kita bahwa Allah swt menjamin kepada orang yang bertaqwa akan mendapatkan jalan keluar dari masalah yang sedang ia hadapi serta rezki yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan perlu kita renungkan bersama bahwa Allah swt menempatkan firman-Nya ini di sela-sela bahasan tentang masalah perceraian, yang bisa jadi ketika seeorang tidak lagi mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya sehingga kemudian bercerai- walupun perceraian adalah sesuatu yang halal namun dibenci Allah- perceraian itu terjadi tetap dalam upaya menjaga nilai ketakwaan kepada Allah, terkadang terbersit kekawatiran masalah rezki…. Dalam gambaran kondisi inilah kita mendapati seakan ayat ini menggedor kesadaran bahwa Allahlah yang Ar-Razzaq… dzat Pemberi Rizki, Dialah yang menjanjikan kemudahah kepada siapa yang mau benar-benar bertaqwa kepada-Nya.

Demikianlah khutbah yang singkat ini, semoga Allah swt melipat gandaklan kekuatan kita untuk berupaya menjadi pribadi-pribadi bertaqwa yang akan mendapat beberapa keutamaan diatas, adapun beberapa keutaman lain dari ketaqwaan akan kita sampaikan pada kesempatan yang akan datang, semoga Allah swt memberi kita umur panjang yang terhiasi dengan amalan keshalehan. Amien

Ma`aasyiral Mu`miniin Rahimakumullah….

cahaya iman

Kalau ada orang yang paling mulia dialah yang paling bertaqwa kepada Allah swt, kalau ada yang paling beruntung dialah orang yang bertakwa, kalau ada yang manusia yang paling hati-hati menapaki jalan hidup yang dilaluinya dialah orang yang bertaqwa, kalau ada orang yang paling waspada menjaga keluarganya agar tidak terjerumus kedalam lumpur dosa dialah orang yang bertakwa. Demikianlah ada sederet karakter dan kriteria baik yang pantas disandang oleh manusia yang bertaqwa kepada Allah, Tuhan yang menciptakan semesta raya, tempat hidup segenap mahluk-mkhluk-Nya termasuk manusia, memang pantaslah kiranya kalau mereka meiliki keutamaan tersendiri. Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan bahasan kita tentang keutamaan dan kedudukan orang-orang bertakwa, setelah sebelumnya kita membahas lima keutamaan mereka, demikian berikutnya;

Keenam : Tergapainya Syurga dan Kenikmatan Akherat

Allah swt memberikan informasi kepada kita tentang orang-orang yang sukses dengan sebenar-benarnya sukses, mereka yang kesuksesanya terbawa sampai akherat, dan di antara mereka adalah pribadi bertakwa, demikianlah firman Allah swt dalam Surah An-Nur ayat yang ke-52;

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุทูุนู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽุฎู’ุดูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู’ู‡ู ููŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ููŽุงุฆูุฒููˆู†ูŽ

“Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan”. [QS. An-Nur (24) : 52]

Orang yang benar-benar mendapat kemenangan adalah yang menang di kehidupan akherat, mereka para pemenang itu akan diberi kedudukan yang tinggi dan ditempatkan di tempat yang mulia, tempat yang sudah disediakan Allah swt untuk mereka, mereka yang takut kepada Allah swt disebabkan dosa-dosa yang pernah dikerjakannya serta memelihara diri dari segala macam dosa-dosa yang mungkin terjadi. Disaat kebanyakan orang melihat dunia adalah segala-galanya mereka memandang dunia hanyalah sarana, diwaktu umumnya orang ingin mengekalkan kekuasannya di dunia mereka melihat dunia ini sementara dan fana, itu semua karena adanya keimanan yang kuat dan menghujam sanpai dasar sanubarinya.

Dalam ayat yang lain Allah saw juga memberikan kabar gembira kepada yang bertaqwa,

ูˆูŽุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุนูŽุฑู’ุถูู‡ูŽุง ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ุฃูุนูุฏู‘ูŽุชู’ ู„ูู„ู’ู…ูุชู‘ูŽู‚ููŠู†ูŽ

“Syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”. [QS. Ali Imran (3) : 133]



Ketujuh : Mendapat Pengajaran dari Allah swt

Hadirin yang dirahmati Allah… orang-orang yang bertaqwa kepada Allah swt akan senantiasa mendapatkan petunjuk dari Allah melalui Al-qur’an, karena memang Al-Qur’an adalah penunjuk bagi orang-orang bertaqwa-Hudal lil muttaqin- karena hanya orang-orang yang berupaya menjadi pribadi bertakwalah yang akan mampu menyerap petunjuk-petunjuk yang Allah ta`ala bentangkan dalam Al-Quranul Karim. Karena usaha yang dikerahkan untuk menjadi hamba bertakwa membuat mereka akan mendapatkan pengajaran dari Allah.;

ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽูŠูุนูŽู„ู‘ูู…ููƒูู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจููƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ุนูŽู„ููŠู…ูŒ

“Dan bertakwalah kepada Allah; Allah akan mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” [Qs. Al-Baqarah(2) : 282]

Imam Al-Qurthubiy –rahimahullah- mengatakan dala tafsirnya, “Ini adalah janji dari Allah, bahwa seseorang yang bertaqwa, maka Allah akan mengajarnya, yakni menjadikan dalam hatinya cahaya untuk memahami sesuatu yang disampaikan kepadanya, Allah swt akan menjadikan dalam hatinya ada pembeda(furqan) yakni sesuatu yang akan membedakan mana yang hak dan mana yang bathil, diantara yang menjelaskan ini adalah firman Allah swt

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุฅูู†ู’ ุชูŽุช๏ฟฝ

Dikirim pada 01 Agustus 2010 di Bekal Ramadhan

Seperti kita ketahui bahwa segenap bentuk ibadah kepada Allah ta’aala di dalam ajaran Islam adalah untuk mencetak manusia bertaqwa.

Allah ta’ala menghendaki agar orang bertaqwa memandang kehidupan akhirat dengan penuh kesungguhan karena di sanalah kehidupan sejati akan dijalani manusia. Sedangkan terhadap dunia Allah ta’aala menghendaki orang bertaqwa agar berlaku proporsional saja dan tidak terlampau ngoyo dalam meraih keberhasilannya.

Sebab kehidupan dunia ini Allah ta’aala gambarkan sebagai tempat dimana orang sekedar bermain-main dan bersenda-gurau.

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุงุนู’ุจูุฏููˆุง ุฑูŽุจู‘ูŽูƒูู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุชู‘ูŽู‚ููˆู†ูŽ

“Wahai manusia, beribadahlah kalian kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi bertaqwa.” (QS Al-Baqarah ayat 21)

Termasuk ibadah shaum (puasa) sepanjang bulan Ramadhan adalah untuk melahirkan insan bertaqwa. Lalu apa sebenarnya ciri orang bertaqwa menurut Allah ta’aala? Di dalam Al-Qur’an terdapat banyak sekali ayat yang menggambarkan ciri orang bertaqwa. Namun barangkali salah satu ayat yang menggambarkan ciri utama orang bertaqwa adalah ayat sebagai berikut:

ูˆูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ูŽุนูุจูŒ ูˆูŽู„ูŽู‡ู’ูˆูŒ ูˆูŽู„ูŽู„ุฏู‘ูŽุงุฑู ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽุฉู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ููˆู†ูŽ ุฃูŽููŽู„ูŽุง ุชูŽุนู’ู‚ูู„ููˆู†ูŽ

”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’aam ayat 32)

Jelas sekali berdasarkan ayat di atas bahwa Allah ta’aala menghendaki orang bertaqwa agar memandang bahwa kehidupan di akhirat yang kekal dan hakiki adalah lebih baik daripada kehidupan di dunia yang fana dan menipu. Hal ini sejalan dengan penggambaran dalam ayat lainnya, yaitu:

ูˆูŽู…ูŽุง ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ูŽู‡ู’ูˆูŒ ูˆูŽู„ูŽุนูุจูŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุฏู‘ูŽุงุฑูŽ ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽุฉูŽ ู„ูŽู‡ููŠูŽ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽูˆูŽุงู†ู ู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-Ankabut ayat 64)

Di dunia, pada hakikatnya, orang tidak akan pernah meraih kebahagiaan sejati maupun mengalami penderitaan hakiki. Sementara di akhirat orang bakal senang di surga dalam pengertian yang sesungguhnya dan abadi pula. Dan sebaliknya, di dalam neraka orang akan merasakan penderitaan sejati dan kekal pula. Maka, saudaraku, alangkah naif, hina dan ruginya orang yang rela mempertaruhkan kehidupan abadinya di akhirat kelak dengan alasan ingin merebut keberhasilan dunia. Sungguh orang-orang yang hidup dengan logika sekular seperti itu tentu akan menyesal sangat ketika baru menyadarinya setelah ia berada di alam akhirat. Mereka akan mengakui kekeliruan dan dosa mereka pada saat yang sudah terlambat dan keadaan sudah tidak dapat diperbaiki lagi.

ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ู„ูŽูˆู’ ูƒูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุณู’ู…ูŽุนู ุฃูŽูˆู’ ู†ูŽุนู’ู‚ูู„ู ู…ูŽุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ูููŠ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจู ุงู„ุณู‘ูŽุนููŠุฑู ููŽุงุนู’ุชูŽุฑูŽูููˆุง ุจูุฐูŽู†ู’ุจูู‡ูู…ู’ ููŽุณูุญู’ู‚ู‹ุง ู„ูุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจู ุงู„ุณู‘ูŽุนููŠุฑู

”Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS Al-Mulk ayat 10-11)

Pantaslah bilamana Allah ta’aala memerintahkan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam agar menjauh dari kaum pencinta dunia. Sebab mereka tidak pernah peduli dengan peringatan yang datang dari Allah ta’aala dan RasulNya.

ููŽุฃูŽุนู’ุฑูุถู’ ุนูŽู†ู’ ู…ูŽู†ู’ ุชูŽูˆูŽู„ู‘ูŽู‰ ุนูŽู†ู’ ุฐููƒู’ุฑูู†ูŽุง ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุฑูุฏู’ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉูŽ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูŽุจู’ู„ูŽุบูู‡ูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู

”Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan hanya menginginkan kehidupan duniawi. Itulah batas pengetahuan mereka.” (QS An-Najm ayat 29-30)

Nabi shollallahu ’alaih wa sallam memperingatkan dalam sebuah haditsnya bahwa dampak negatif menjadi pemburu dunia sangat jelas’

ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู‡ูŽู…ู‘ูŽู‡ู ููŽุฑู‘ูŽู‚ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑูŽู‡ู ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ูŽ ููŽู‚ู’ุฑูŽู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุนูŽูŠู’ู†ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฃู’ุชูู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽุง ูƒูุชูุจูŽ ู„ูŽู‡ู

“Barangsiapa yang dunia adalah ambisinya, niscaya Allah ta’aala cerai-beraikan urusannya dan dijadikan kefakiran di hadapan kedua matanya dan Allah tidak memberinya dari harta dunia ini, kecuali apa yang telah ditetapkan untuknya.” (HR Ibnu Majah 4095)

Dan sebaliknya, Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menjelaskan manfaat yang diperoleh orang bertaqwa yang menjadikan akhirat sebagai perhatian utamanya.

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ู†ููŠู‘ูŽุชูŽู‡ู ุฌูŽู…ูŽุนูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑูŽู‡ู ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ูŽ ุบูู†ูŽุงู‡ู ูููŠ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุชูŽุชู’ู‡ู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽู‡ููŠูŽ ุฑูŽุงุบูู…ูŽุฉูŒ

“Dan barangsiapa yang akhirat menjadi keinginannya, niscaya Allah ta’aala kumpulkan baginya urusan(dunia)-nya dan dijadikan kekayaan di dalam hatinya dan didatangkan kepadanya dunia bagaimanapun keadaannya.” (HR Ibnu Majah 4095)

http://www.islamic-center.or.id/-slamiclearnings-mainmenu-29/akhlak-mainmenu-45/26-akhlaq/174-ciri-utama-orang-bertaqwa


Dikirim pada 01 Agustus 2010 di Bekal Ramadhan

by. Ustadz Yusuf Mansur

Assalamu’alaikum wrwb.
Cara gampang cari jodoh terbaik adalah metode agar Allah azza wajalla berkenan membuka Rahasia Jodoh Terbaik & Menghadirkannya.
Anjuran penggunaan : Sucikan diri (wudhu), sholat sunah 2 rakaat, berdoa, siapkan Al Quran selanjutnya ikuti langkah awal menuju solusi.

Urutan yang harus dilakukan :
Merubah pemahaman untuk merubah pola piker lalu mencari penyebab hambatan untuk merubah pola ikhtiar.
Pemahaman : 1. Belum adanya jodoh bisa disebabkan oleh hubungan kita dengan Allah, keluarga, lingkungan, teman bahkan diri kita sendiri.
Pemahaman 2 : Pahami & Yakinlah bahwa kelahiran, rejeki, jodoh & kematian adalah rahasia Allah.
QS 31:34 : Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan & mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Dari pemahaman 1 & 2 jelaslah SEGERA RUBAH POLA PIKIR ANDA DALAM MENCARI JODOH! Perbaiki dulu Hubungan dengan Allah baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan. Selanjutnya adalah cara memeriksa hubungan dengan Allah yang terdiri dari hubungan dengan Allah, Orang tua & sesama, periksalah! Apa kita pernah percaya dengan ramalan, datang ke orang pinter, percaya kekuatan selain Allah?
HATI2 SAUDARAKU! Dengan berbuat syirik dalam perjodohan bikin anda malah tertipu & menderita seumur hidup, bisa jadi anda dijauhkan dari yang semestinya jodoh terbaik atau bahkan tidak menemukannya sama sekali.

QS 31:33 : Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah, bisa juga anda mendapat jodoh namun yang malah membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah sebab akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan. QS 24:3&26 :....musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.

Bukankah anda menginginkan jodoh sebagaimana disebutkan dalam QS 30:21 : ... salah satu tanda kekuasaan-Mu adalah menjadikan pasangan hidup dari jenis kami, yaitu manusia. Yang demikian adalah agar kami cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kami rasa kasih dan sayang.

PERIKSALAH WAHAI SUADARAKU! Apakah sholat kita sudah berkualitas?
Inginnya sih jodoh Allah hadirkan tepat waktu tidak telat2 tapi saat Allah memanggil untuk sholat eh malah ditelat2in, telat juga deh tuh jodoh.
QS 107:4-5 : Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.

JUJURLAH WAHAI SAUDARAKU! Apakah anda pernah melakukan hubungan yang melampui batas atau bahkan berzina? QS. 25:68-69 : Barangsiapa yang melakukan yang demikian niscaya dia mendapat pembalasan berlipat sejak di dunia...salah satunya jdoh yang tak kunjung hadir.

PERIKSA HUBUNGAN KITA DENGAN ORANG TUA, adakah anda pernah menyakiti atau mengkasari mereka karena perbuatan tersebut termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah (termasuk jodoh).
QS. 17:23 : Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

PERIKSA HUBUNGAN SILATURAHIM. Putus silaturahim berakibat putusnya rahmat (salah satu bentuknya jodoh).QS.49:10:....sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat.

PERIKSA DALAM HUBUNGAN SEBELUMNYA (mis : mantan2) apakah ada yang sampai tersakiti atau terzalimi. Hindari doa orang yang teraniaya/terzalimi, karena doanya pasti dikabulkan (kalo dia doakan ga dapat jodoh bagaimana?).

APAKAH ANDA PERNAH BERGUNJING YANG MENGARAH MENGADU DOMBA, yang menyebabkan putusnya tali silaturahim?
QS 49:12 : Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.

Bila anda pernah melakukan 1 saja dari hal diatas, SEGERALAH lakukan langkah lanjutan untuk MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN ALLAH.
LANGKAH 1 : MOHON AMPUN ATAS KESALAHAN & KEBURUKAN, dasar ayat QS.66:8 : Hai orang2 yang beriman Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah2an Allah akan menutup kesalahan2 kamu.

Untuk tahap awal dan sekaligus riyadhah (membiasakan),ucapkanlah KALIMAT ISTIGHFAR (ASTAGHFIRULLAH)minimal 70-100 sehari semalam dasar al hadits : Barangsiapa yang biasa beristighfar Allah akan carikan jalan Keluar Bagi Kesulitannya, kelapangan bagi kesempitannya & memberi rizki dari arah yang tidak terduga. INGET JODOH JUGA RIZKI loh. QS 71:10-12 : Maka Aku katakan kepada mereka Mohon Ampunlah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak2mu dan mengadakan untukmu kebun2 dan mengadakan pula didalamnya untukmu sungai2.

LANGKAH 2 : TINGKATKAN IBADAH, PERBAIKI IBADAH. Sekali lagi yakinkan diri akan kuasa Allah. Insya Allah ada saja jalan bagi kita termasuk JALAN HADIRNYA PASANGAN HIDUP KITA-dasar ayat QS 65:3-4 : Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. Cobalah melakukan hal2 berikut ini :
PERBAIKI/LAZIMKAN WUDHU, BIASAKAN SHOLAT AWAL WAKTU DAN SHOLAT BERJAMAAH, BERDOA/BERDZIKIR SELEPAS SHOLAT, PELIHARA SHOLAT SUNAH SEBELUM & SESUDAH SHOLAT FARDHU KECUALI SETELAH SHOLAT SHUBUH DAN ASHAR, BIASAKAN SHOLAT MALAM : TAHAJUD,HAJAT,ISTIKHOROH, TAUBAT, TASBIH, WITIR. Lakukanlah semampu anda,dasar ayat QS 22:77 : Hai orang2 yang beriman, ruku dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuat kebaikan supaya kamu mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat.

LANGKAH 3 : PASRAHKAN KEPADA ALLAH, minta hanya kepada Allah-dasar ayat QS 65:3 : Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.

LANGKAH 4 : LURUSKAN NIAT. Percayalah luruskan niat, sucikan hati bahwa anda menikah karena ingin mengikuti sunah rasul dan mengharap ridho Allah (al hadits) Pernikahan itu menyempurnakan separuh dari agama.

LANGKAH 5 HILANGKAN EGO. Target/pilah pilih boleh2 aja sih, tapi yang wajar sajalah serahkan pilihan yang terbaik hanya pada Allah melalui shalat istikhoroh dan musyawarah dengan keluarga,dasar ayat QS 2:221 : Dan janganlah kamu menikahkan orang2 musyrik, sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu, mereka mengajak keneraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan menerangkan ayat2-Nya (perintah2-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

LANGKAH 6 : PERBANYAK SILATURAHIM, terutama kepada orang2 yang pernah anda sakiti & minta ridho orang tua. Barangsiapa yang ingin diluaskan rejekinya temasuk jodoh, sambunglah tali silaturahim dasar al hadits untuk Ridho orangtua Raihlah cinta orangtua supaya Allah menghadirkan cinta buat anda.

LANGKAH 7 : MENUTUP AURAT, supaya anda tidak sesat (menjauh dari jodoh anda) dasar ayat QS 20:121 : Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat2nya dan mulailah keduanya menutupnya dengan daun2 (yang ada di)surga dan durhakalah adam kepada Tuhan dan Sesatlah ia.

RAHASIA JODOH TERBAIK : Jodoh itu tergantung pada diri kita sendiri, bila kita berperilaku baik, maka jodoh kitapun baik, jika perilaku kita buruk, maka jangan dipersalahkan jika jodoh kitapun berperilaku buruk. Wanita yang keji adalah untuk pria yang keji dan pria yang keji adalah buat wanita yang keji pula dan wanita yang baik adalah untuk pria yang baik dan sebaliknya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).

LANGKAH ISTIMEWA : MENOLONG YANG SEDANG KESUSAHAN misal bantulah saudara/kawan yang mau menikah tapi kekurangan/kesulitan dasar Al Hadits : wawloohu fii awnii abdi ma kanal abdu fii awni akhiihi, Allah selalu berkenan membantu hamba-Nya selama hambaNya berkenan membantu saudaranya.

SYARAT LANGKAH ISTIMEWA : LAKUKAN DENGAN IKHLAS DAN JANGAN HAPUS DENGAN DOSA2, hai orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima.

Doa bagi laki2 yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIILANDUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOIHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.

Doa bagi wanita yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIN LADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.

Doa tambahan : HASBUNAWLOOH WANI-MAL WAKIIL NI’MAL MAWLA WANI’MAN NASHIIR, dasar ayat QS 9:129 : Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain DIA. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.

Doa untuk dapat jodoh dari hadits : ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIN, artinya : Ya Allah bukakanlah bagiku hikmamu dan limpahkanlah padaku keberkahanMu, wahai Pengasih dan Penyayaang.

LANGKAH ISTIMEWA, puasa sunnah, coba mulai sekarang sampai 40 hari kedepan. Barangsiapa yang membiasakan puasa doanya cepat terkabul.

DOA TAMBAHAN2 : ROBBANAA HABLANAA MIN AZWAJINAA WADZURRIYAATINAA QURROTA A’YUN WAJ ALNAA LIL MUTTAQIINA IMAAMAA QS ; 25:74 : Dan orang2 yang berkata : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri2 kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.

Waassalamu’alaikum wr wb

From : imawati - (im4bjgd@******.com)
Date : Thursday, June 19, 2008 11:58:43 AM (Copas dr Blog Teman)

Dikirim pada 01 Agustus 2010 di Menarik


You came to me in that hour of need
When I was so lost, so lonely
You came to me, took my breath away
Showed me the right way, the way to lead
You filled my heart with love, showed me the light above
Now all I want is to be with you
You are my one true love, taught me to never judge
Now all I want is to be with you

CHORUS
allahuma salay alla sayiddina mustafa
ala habibika nabika mustafa

You came to me in a time of despair
I called on you, you were there
Without you what would my life mean
To not know the unseen?, the worlds between
For you I’d sacrifice, for you I’d give my life
Any thing just to be with you
I feel so lost at times by all the hurt and lies
Now all I want is to be with you

CHORUS
allahuma salay alla sayiddina mustafa
ala habibika nabika mustafa

Showed me right from wrong
Told me to be strong
Need you more than ever ya rasulallah
You came to me in that hour of need
Need you more than ever ya rasulallah
You filled my heart with love, showed me the light above
Now all want is to be with you
You are my one true love, taught me to never judge
Now all I want is to be with you

CHORUS
allahuma salay alla sayiddina mustafa
ala habibika nabika musta

Artist: Sami Yusuf


Dikirim pada 01 Agustus 2010 di Lyric Music
01 Agu



Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can’t see which way to go
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insha Allah x3
Insya Allah you’ll find your way

Everytime you commit one more mistake
You feel you can’t repent
And that its way too late
Your’re so confused, wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame


Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insha Allah x3
Insya Allah you’ll find your way
Insha Allah x3
Insya Allah you’ll find your way

Turn to Allah
He’s never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray
OOO Ya Allah
Guide my steps don’t let me go astray
You’re the only one that showed me the way,
Showed me the way x2
Insha Allah x3
Insya Allah we’ll find the way

Artist: Maher Zain
Album: Thank You Allah
Lyrics: Maher Zain & Bara Kherigi
Melody: Maher Zain
Arrangement: Maher Zain & Hamza Namira
Copyright: Awakening Records 2009

Dikirim pada 01 Agustus 2010 di Lyric Music



I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
OOOOO
And theres a couple words I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
OOOO
And theres a couple word I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart

Artist: Maher Zain
Album: Thank You Allah
Copyright: Awakening Records 2009

Dikirim pada 31 Juli 2010 di Lyric Music



Ketika aku masih kecil, waktu itu Ibuku sedang menyulam sehelai kain.

Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara Ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan Ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”

Aku heran, mengapa Ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku.

Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara Ibu memanggil, ” Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan Ibu. “

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Kemudian Ibu berkata, “Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau,tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, Ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang Ibu lakukan.”

Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah,”Allah, apa yang Engkau lakukan?”

Ia menjawab, ” Aku sedang menyulam kehidupanmu.”

Dan aku membantah,” Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?”

Kemudian Allah menjawab, “Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini..”

Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.

Subhanallah, beruntunglah orang-orang yang mampu menjaring ayat indah Allah dari keruwetan hidup di dunia ini. Semoga Allah berkenan menumbuhkan kesabaran dan mewariskan kearifan dalam hati hamba-Nya agar dapat memaknai kejadian-kejadian dalam perjalanan hidupnya, seruwet apapun itu. Amin….

Subhanallah, tulisan ini benar-benar membuka pikiran kita bahwa Allah adalah Dzat Yang maha pengatur segala sesuatu di alam ini.

Cerita ini mengingatkan saya bahwa kendati pun manusia punya keinginan, tetapi Allah mempunyai keputusan yang tak mungkin dapat kita ubah, mari kita senantiasa bertawakkal kepada Nya.

***

Dari Sahabat

Dikirim pada 15 Juli 2010 di Wawasan



Akhwat Jatuh Cinta??

Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...

Bukankah cinta adalah fitrah manusia???

Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???

Mereka juga punya hati dan rasa...


Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...

Namun sebaliknya...

Ketika Akhwat Jatuh Cinta...

Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...
Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...

Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sbuah asa yang tak semestinya…

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…
Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…

Ketika Akhwat Jatuh Cinta…

Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…

Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…

Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…

Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…

Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...

Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Karena yang ada adalah penderitaan…

Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…

Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...

Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…
Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…

Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…

Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…

Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…

Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…

Semua Akan Indah Pada Waktunya…

By: Ummu Sa๏ฟฝad ๏ฟฝAztriana๏ฟฝ

Dikirim pada 12 Juli 2010 di Wawasan

Malu adalah sifat yang membuat kita enggan untuk melakukan sesuatu. Ia merupakan benteng yang cukup kokoh untuk menahan kita melakukan hal-hal yang tidak baik. Kita menahan diri untuk tidak meminta-minta karena kita malu. Kita tidak mengambil hak orang lain karena kita malu. Malu menjadi bagian dari pengendalian diri. Karena itulah, maka Rasulullah saw menegaskan kepada kita,"Malu itu sebagian dari iman."



Andai kita merasa malu untuk berlari dijalanan dengan tubuh tanpa buasana maka kita tidak akan melakukannya. Itu pasti. Kecuali jika kita sudah kehilangan akal sehat; maka apapun tidak akan membuat kita malu.



Tapi itu karena kita malu kepada sesama manusia. Maka bayangkan saja, kalau seandainya rasa malu itu kemudian kita gunakan pula untuk malu kepada Allah swt. Kita tanamkan dalam diri kita rasa malu kepada-Nya jika harus berkeluh kesah; malu karena menuduh ada sesuatu yang salah dalam takdir-Nya; atau malu karena menyalahkan nasib atas semua yang kita alami. Padahal banyak bukti bahwa keluahan yang kita lontarkan selalu bersumber kepada kurangnya rasa syukur kita atas semua capaian yang sudah kita raih. Itulah sebabnya, mengapa’mengeluh’ itu bukan monopoli orang susah saja. Orang yang kaya dan sukses pun ada yang sangat terampil mengeluh. Pemimpinpun ada yang hobi mengeluh, padahal jika bertukar posisi belum tentu mereka akan berhenti mengeluh.



Ketika kita sungguh-sungguh berterimakasih atas sebuah berkah, maka kita tidak akan mengeluh manakala tengah diuji dengan sebuah situasi sulit. Sebaliknya, kita semakin berterimakasih karena ternyata nikmat yang dulu pernah didapat itu begitu bernilai. Dan ketika kita begitu khusyuknya bersyukur, kita lupa untuk mengeluh. Bahkan, sekalipun kita ingat; kita tidak jadi mengeluh. Karena, kita malu untuk mengeluh. Oleh karenanya, yang terucap dan diperbuat tidak lain adalah ungkapan penghargaan atas semua kenikmatan yang telah Allah anugerahkan. Sekalipun Allah tengah menguji kita, tetapi kita merasa malu mengeluh. Lalu kembali berterimakasih, bahkan ketika tengah berada dalam ujian. Pantaslah jika semakin hari, dia semakin disayang oleh Allah swt.

Tarbawi 229 Th.11 Jumadil Akhir 1431 H/ 3 Juni 2010

Dikirim pada 24 Juni 2010 di Wawasan




Oleh Raihan

Tuhanku ampunkanlah segala dosaku
Tuhanku maafkanlah kejahilan hambaMu

Ku sering melanggar laranganMu
Dalam sedar ataupun tidak
Ku sering meninggalkan suruhanMu
Walau sedar aku milikMu

Bilakah diri ini ๏ฟฝkan kembali
Kepada fitrah sebenar
Pagi kuingat petang kualpa
Begitulah silih berganti

Oh Tuhanku,
Kau pimpinlah diri ini
Yang mendamba CintaMu
Aku lemah aku jahil
Tanpa pimpinan dariMu

Ku sering berjanji di depanMu
Sering jua ku memungkiri
Ku pernah menangis keranaMu
Kemudian ketawa semula

Kau pengasih
Kau penyayang
Kau pengampun
Kepada hamba-hambaMu

Selangkah ku kepadaMu
Seribu langkah Kau padaku

Tuhan,
Diri ini tidak layak ke surgaMu
Tapi tidak pula aku sanggup ke nerakaMu

Kutakut kepadaMu
Ku mengharap jua padaMu
Mogaku ๏ฟฝkan selamat dunia akhirat
Seperti rasul dan sahabat

Seperti rasul dan sahabat

Dikirim pada 19 Juni 2010 di Lyric Music

Sesungguhnya Engkau tahu bahwa hati ini tlah berpadu

berhimpun dalam naungan cinta-Mu

bertemu dalam ketaatan bersatu dalam perjuangan

menegakkan syariat dalam kehidupan



kuatkanlah ikatannya, kekalkanlah cintannya

tunjukkilah jalan-jalannya

terangilah dengan cahya-Mu yang tiada pernah padam

Ya Rabbi bimbinglah kami



lapangkanlah dada kami

dengan karunia iman dan indahnya tawakkal pada-Mu,

hidupkan dengan ma๏ฟฝrifah-Mu

matikan dalam keadaan syahid dijalan-Mu

engkaulah pelindung dan pembela



disyairkan oleh Izzis

Dikirim pada 13 Juni 2010 di Lyric Music


Astaghfirullah....

Sedikit waktuku lagi untuk merenung
Sampai tiba saat ini
Di saat tulisan ini mulai tertoreh
Di saat mata ini mulai terbuka
Di saat lidah mulai mengeja
Di saat hati mulai menerjemah
Di saat aku merasa lemah tanpaMu
Dan di saat ini

Wahai Pemilik Hati…..
Aku tidak tahu kapan hati ini mulai tak terjaga lagi
Hingga aku tak tahu pasti bagaimana rasanya
Ada kegundahan di sana
Ada kekhawatiran di sana
Ada harapan, ada cita.....tapi aku tahu, itu kosong
Karena aku sendiri tak dapat memastikannya

Wahai Pemilik Hati.......
Kini aku tak bisa menahan rasa yang sudah terlanjur ada
Bersihkan hatiku untukMu
Mudahkanlah usahaku untuk seperti itu
Aku rindu saat-saat sendiri dengan keyakinan kuatku akan cintaMu
Kegundahan dan kekhawatiran itu menggangu malam-malamku
Harapan dan cita-cita yang kosong itu menghabiskan hari-hariku
Sehingga aku kehilangan Engkau

Pemilik Hatiku......
Tambahkan rasa takut yang sempat hilang
Rasa takut akan azabmu yang sangat pedih
Rasa takut kehilangan cintaMu yang sebenar-benar cinta
Engkau yang berhak dan kuasa atas semua
Berikan aku tambahan rasa takut akan kuasaMu yang tak terduga
Bersihkanlah yang sudah membuat kotor
Lagi...mudahkanlah usahaku untuk seperti itu

Engkau Sang Pemilik Hati.....
Sungguh ketenangan ini datang hanya dengan cintaMu, hanya cintaMu
Dan aku tak mau kehilangan itu
Seperti yang mulai kurasakan sekarang
Bila itu kusebut cinta,
Cintaku tak akan mudah bila seperti ini
Cintaku tak akan mudah bila aku definitifkan
Cintaku tak akan mudah bila aku tak pandai menempatkannya
Cintaku tak akan mudah bila aku tak tahu harus kapan memulainya
Dan cintaku pasti tak akan mudah bila justru semakin membuat aku jauh dari Mu

Pemilik Hatiku.....
Tambahkan kekuatan untuk ku sabar menunggu rencanaMu
Rencana besar untuk ku yang menambah semakin besarnya cintaMu padaku
Engkau yang paling mencintaiku...
Yang pasti tahu siapa dan kapan yang terbaik untuk ku
Mudahkanlah aku untuk bisa selalu mengerti itu
Ambillah semua yang melalaikan aku dari Mu
Agar aku selalu dan hanya bergantung pada Mu
Berharap hanya pada Mu
Karna aku takut kehilangan kasih sayangMu
Dan lagi...azabMu sungguh sangatlah pedih

Untuk perasaan yang bila itu disebut cinta
Mengertilah....pemilik hatiku tak akan membiarkanmu berlama-lama menari di hatiku
Mengertilah.....aku tersiksa karena mu, tersiksa karena kehilangan cinta sejatiku
Tunggulah sampai pemilik hatiku mengijinkanmu menghiasi hidupku
Jangan sekarang....jangan sekarang
Karena sungguh tak pernah akan menjadi mudah untukku nanti
Dan mengertilah bahwa aku sangat takut itu

Engkau pemilik hatiku.....
Bersihkanlah kembali hatiku
Agar bisa kupasrahkan lagi semuanya hanya pada Mu
Bila sudah terlanjur banyak kotor dan rusak bahkan mati,
Sudilah Engkau menggantinya dengan hati yang baru
Hati yang selalu mengharap cintaMu dan hanya bergantung padaMu
Bukan yang lain..


Written at 2.30 am, May 30 2010, dengan harapan menyentuh setiap hati (-_-)

Hasil kopian dr catatan seorang teman.

Dikirim pada 04 Juni 2010 di Wawasan
01 Mei

Tuhanku...
Aku berdo๏ฟฝa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu

Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah

Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya

Tuhanku...
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna

Tuhanku...
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku

Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
"Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna."

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan

Amin....

- M. Fauzil Adhim

RENUNGAN N KISAH INSPIRATIVE

Dikirim pada 01 Mei 2010 di Menarik

Pada suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah yang ada di kota itu. Banyak orang kemudian berkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat atau goresan sedikitpun di hati pemuda itu. Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah.



Tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak dari kerumunan, tampil ke depan dan berkata "Mengapa hatimu masih belum seindah hatiku?".
Kerumunan orang-orang dan pemuda itu melihat pada hati pak tua itu. Hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka, dimana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lain ditempatkan di situ; namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisi potongan yang tidak rata.



Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubang karena dicungkil dan tidak ditutup kembali. Orang-orang itu tercengang dan berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinya lebih indah?



Pemuda itu melihat kepada pak tua itu, memperhatikan hati yang dimilikinya dan tertawa " Anda pasti bercanda, pak tua", katanya, "bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna sedangkan hatimu tak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan".


" Ya", kata pak tua itu, " hatimu kelihatan sangat sempurna meski demikian aku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. Lihatlah, setiap bekas luka ini adalah tanda dari orang-orang yang kepadanya kuberikan kasihku, aku menyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutup kembali sobekan yang kuberikan. Namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yang kasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku akan cinta kasih yang telah bersama-sama kami bagikan.

Adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya. Hal itulah yang meninggalkan lubang-lubang sobekan - - memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan. Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan aku berharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu.

Sekarang,tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu?"

Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, dan merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. Sobekan itu diisi, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata. Pemuda itu melihat kedalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya.

Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan.

smiley-hug

by. Anonim

Dikirim pada 30 April 2010 di Wawasan

Aku memohon pada Allah agar Dia mengambil sifat - sifat dan kebiasaan burukku. Allah menjawab: "Kamu sendirilah yang harus berusaha menghilangkannya."

Aku memohon pada Allah agar Dia membuatku selalu menjadi anak-anak dan tidak pernah tumbuh besar. Allah menjawab:" Semangat dan kejujuran anak-anaklah yang harus selalu selalu ada, karena bagaimanapun juga, tubuh akan bertambah tua."

Aku memohon pada Allah agar Dia menganugerahkan kesabaran kepadaku. Allah menjawab: "Kesabaran adalah hasil dari ujian. Kesabaran tidak datang begitu saja, tetapi harus dipelajari dalam kehidupan."

Aku memohon pada Allah agar Dia menganugerahkan kebahagiaan kepadaku. Allah menjawab:"Aku sudah merahmati dengan berbagai nikmat, tapi bahagia atau tidak dengan semua kenikmatan tersebut, itu tergantung kepadamu."

Aku memohon pada Allah agar Dia menghilangkan penderitaan dan duka cita dari hatiku. Allah menjawab:" Duka cita membuatmu jauh dari kehidupan duniawi dan membawamu lebih dekat kepada-Ku."

Aku memohon kepada Allah agar Dia menumbuhkan semangatku. Allah menjawab: "Kamu harus tumbuh dan mengusahakannya sendiri. Baru setelah itu aku akan menghiasimu."

Aku memohon pada Allah agar Dia memberiku segala sesuatu yang bisa membuatku menikmati hidup. Allah menjawab:" Aku sudah memberimu kehidupan supaya kamu bisa menikmati segala sesuatu yang Aku sediakan."

Aku memohon kepada Allah agar Dia membuatku mencintai sesama saudaraku umat muslim, sebesar cinta-Nya kepadaku. Allah menjawab:" Akhirnya kamu mengerti juga inti semua ini."


Untuksetiap hal negatif yang kita tujukan bagi diri kita, Allah SWT selalu mempunyai jawaban positif.

Dikutip dari : Hadiah Cinta dari Dunia Maya

Dikirim pada 30 April 2010 di Menarik

Cara kita merasa adalah sesuatu yang secara kumulatif membentuk mental kita. Dari emosi ini pula kita menemukan sumber tenaga jiwa, yaitu berupa kemauan dan tekad, sesuatu yang kita butuhkan untuk bertindak.

Jika pikiran adalah akar karakter, maka mental kita adalah batannya; disinilah kekuatan dan kelemahan karakter ditentukan. Dari sifat mental, seseorang mendapat salah satu dari dua nama ini; berkepribadian kuat atau berkepribadian lemah.

Maka, cara kita merasakan sesuatu akan menemukan kuat - lemahnya dorongan jiwa untuk melakukannya. Warna perasaan kita adalah cermin bagi tindakan kita. Tindakan yang harmonis akan mungkin lahir dari warna perasaan yang kuat dan harmonis.

Jadi, mental adalah jembatan dimana pikiran kita berjalan menuju tindakan. Jembatan itu akan runtuh, jika dilalui oleh benak yang sarat pikiran yang melebihi kemampuan jiwa mewadahinnya. Jika yang sebaliknya terjadi, hidup seseorang akan kehilangan efisiensi dan efektifitas.



Langkah - langkah aplikatif untuk memperbaiki cara kita merasa atau mentalitas kita dapat dirumuskan secara sederhana dalam kalimat berikut:

Pengarahan + penguatan + Kontrol + Doa = Terapi Mental

Ket:

Pengarahan berarti bahwa perasaan – perasaan kita harus diberi arah yang jelas, yaitu arah yang akan menentukan motifnya. Misalnya mengapa seseorang harus bergembira atau bersedih. Setiap perasaan harus mempunyai alasan lahir yang jelas. Itu hanya mungkin jika perasaan dikaitkan dengan pikiran kita.

Penguatan berarti kita harus menemukan sejumlah sumber tertentu yang akan menguatkan perasaan itu dalam jiwa kita. Terkait dengan unsur keyakinan, kemauan, dan tekad yang dalam yang memenuhi jiwa, sebelum kita melakukan suatu tindakan.

Kontrol berarti kita harus memunculkan kekuatan tertentu dalam diri yang berfungsi mengendalikan semua warna perasaan diri kita.

Doa berarti bahwa kita mengharapkan adanya dorongan Ilahiyah yang berfungsi membantu semua proses pengarahan, penguatan, dan pengendalian bagi mental kita.

Dari rumusan tersebut kita bisa menjabarkan dalam sembilan langkah berikut ini:

Langkah I

Berusahalah untuk menghadirkan Allah dalam kesadaran kita, dan rasakan bahwa kita lah yang paling bertanggungjawab dihadapan-Nya atas diri kita sendiri. Saat kita merasakan adanya kontrol dari Allah secara langsung terhadap diri, kita akan menemukan kekuatan tertentu untuk mengendalikan diri dalam melawan godaan kerendahan untuk melakukan kemaksiatan.

Langkah II

Kuatkan rindu untuk dapat bertemu dengan Allah pada tempat tertinggi didalam surga. Jangan sekedar bermimpi masuk surga. Akan tetapi, bermimpilah untuk masuk ke tempat tertinggi dalam surga sehingga kita berpeluang melihat langsung wajah Allah. Jika rindu tidak terbatas, kita akan merasakan bahwa dorongan batin itu telah muncul dalam diri, sehingga memberi kekuatan untuk melakukan kebaikan.

Langkah III

Pertajam mata hati dan nurani, agar Ia dapat menangkap setiap gejala dosa sejak dini. Jika kita sensitif terhadap dosa, kita akan menemukan sifat rasional dan nurani. Ini akan membuat kita senantiasa berorientasi masa depan dan selalu terdorong untuk melakukan ibadah - ibadah murni sebagai sumber air nurani.

Langkah IV

Tenang. Itulah yang harus kita usahakan melekat dalam diri dalam segala situasi kejiwaan dan peristiwa kehidupan. Kita akan menjadi lebih tenang jika kita mau; selalu diam (tidak berbicara kecuali sangat penting), mampu menahan marah, dan tidak berharap atau terpengaruh dengan komentar dan perhatian orang lain. Sebab, orientasi kita adalah kebenaran, bukan pengakuan.

Langkah V

Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain, baik dengan sanjungan mereka, apalagi kritikan mereka. Berusahalah untuk konsisten dengan nilai dan prinsip sendiri. Untuk itu harus ada rasa percaya diri dan berusaha menghindari semua tindakan yang tidak beralasan, hal ini akan memberikan orisinalitas kepribadian.

Langkah VI

Kuatkan daya tahan kita terhadap berbagai tekanan hidup dan perubahan – perubahan lingkungan sosial , ekonomi, politik , dan kehidupan secara umum. Untuk itu, kita harus belajar menunda kebutuhan - kebutuhan sesaat, khususnya yang bersifat biologis, lakukan puasa dan selalu bertawakal kepada Allah.

Langkah VII

Belajarlah mencitai orang lain dengan cara yang kuat dan jujur. Untuk itu belajarlah memperhatikan memberi dan berkehendak baik pada orang lain.

Langkah VIII

Berusahalah mempertahankan kegembiraan dan kelapangan jiwa anda setiap saat. Berusahalah mempertahankan keceriaan wajah anda, gunakan cara yang baik dalam berkomunikasi, dan belajarlah memahami orang lain lebih banyak.

Langkah IX

Hindari diri anda dari kekosongan dan kehampaan. Jangan sampai akal kosong dari ilmu, jiwa kosong dari iman, dan fisik kosong dari perilaku yang baik. Kekosongan jiwa berarti membuka pintu bagi setan untuk masuk secara bebas.

Dikutip dari buku; Membentuk karakter cara Islam oleh M. Anis Matta

Dikirim pada 30 April 2010 di Wawasan

Akal, jiwa, dan fisik adalah tiga unsur yang membentuk senyawa kepribadian kita. Pada dasarnya tugas fisik adalah melakukan arahan akal dan keputusan jiwa. Karenanya, ia merupakan kesadaran akal dan jiwa kita.

Orang - orang bijak dari para ulama Islam mengatakan sebagai berikut, " Jika engkau mempunyai jiwa yang besar, niscaya ragamu akan lelah mengikuti kehendaknya."

Secara sederhana kita definisikan sehat dengan menyebut minimal 4 kriteria, yaitu;

- Tidak berpenyakit

- Bugar

- Kuat

- Lincah

Para ahli kesehatan juga mengatakan bahwa dasar kesehatan tercipta melalui perpaduan yang baik antara 3 unsur ;

1. Gizi makanan yang baik dan mencukup kebutuhan tubuh.

2. Olahraga yang teratur dalam kadar yang cukup.

3. Istirahat yang cukup dan memenuhi kebutuhan tubuh.

Sekarang, mari kita menyederhanakan prinsip - prinsip itu dalam langkah - langkah aplikatif berikut :

Langkah 1

Aturlah gizi makanan anda yang dapat membangun fungsi - fungsi fisik anda sesuai dengan jenis pekerjaan anda. Untuk itu, ada perlu memiliki pengetahuan yang secukup-cukupnya tentang kesehatan umum dan masalah gizi. Jika pekerjaan anda lebih baik memeras otak, maka anda mungkin perlu mengkonsumsi lebih banyak buah, khususnya apel. Tapi jika pekerjaan anda lebih banyak memeras otot, maka anda mungkin perlu mengkonsumsi lebih banyak karbohidrat dan protein.

Langkah 2

Lakukan olahraga secara teratur dalam dua bentuk; ringan dan berat. Lakukan olahraga ringan setiap hari minimal 15 menit seperti jogging, jalan kaki, atau senam kebugaran. Dan lakukan olahraga berat 1 kali dalam sepekan antara 1 sampai 2 jam. Olahraga ini memadai untuk membersihkan pikiran kotor yang hinggap dalam benak anda, atau kekeruhan jiwa yang menguasai anda.

Langkah 3

Ambillah waktu isitirahat yang cukup untuk tidur dan melakukan relaksasi tubuh. Ini akan mengembalikan kesembangan dalam tubuh anda, menjernihkan pikiran, dan meningkatkan kemampuan konsentrasi. Selain itu itdur yang baik dan cukup juga akan memperbaiki bunyi suara dan menguatkan sorot mata anda.

Langkah 4

Buatlah file khusus tempat anda menyimpan check list kesehatan anda. Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan kesehatan 1 kali dalam 6 bulan, minimal 1 kali setahun.Segeralah berobat ketika anda menderita sakit. Jangan masukkan biaya kesehatan sebagai cost, tetapi sbeagai investasi. Sebab, kesehatan adalah infrasruktur kepribadian anda.

Langkah 5

Berdo๏ฟฝalah kepada Allah agar anda diberi kesehatan yang baik, sebab inilah nikmat-Nya yang paling besar. Bahkan, do๏ฟฝa terbaik yang harus diucapkan pada malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, adalah do๏ฟฝa meminta kesehatan prima.

dikutip dari buku Membentuk Karakter Cara Islam oleh M. Anis Matta

Dikirim pada 30 April 2010 di Wawasan
30 Apr

Kita ini memang lucu, lebih sibuk menjaga sendal jepit karena takut hilang daripada sibuk menjaga waktu, dan kita sering kecewa berat dengan hilangnya barang tetapi jarang merintih sedih karena kehilangan waktu.

Padahal uang ataupun barang yang hilang, selain akan mudah dicari lagi, semahal apapun harganya tidak seberapa bila dibandingkan dengan harga waktu yang tidak ternilai dan tidak akan pernah kembali lagi. Kita sering membiarkan waktu yang sangat berharga dicuri oleh hal-hal, kejadian-kejadian, atau barang yang remeh dan tak berharga. Inilah diantara pencuri waktu :

a. Obrolan sia - sia

Berbincang-bincang adalah bagian nikmat dari Allah yang harus disyukuri sepanjang dipergunakan untuk hal yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat. Akan tetapi, akan sangat mencelakakan andai kata tidak dengan niat yang benar serta cara dan isi yang tepat. Oleh karena itu, setiap kita berbicara harus tetap terkendali dengan baik dan penuh kesadaran serta harus berani menghentikan tatkala obrolan sudah tidak bermutu dan tak bermanfaat, waktu sedang nikmat-nikmatnya berbicara, awas, jebakan kenikmatan yang bisa membuat lupa diri dan lalai.

b. Acara TV dan Radio yang tidak Bermanfaat

Tidak ada salahnya kita menonton TV maupun mendegarkan radio. Yang salah adalah andaikata kita ditipu mentah - mentah oleh acara murahan dan tak bernilai, yang menguras waktu produktif dan waktu potensial bekal masa depan kita. Oleh karena itu berpikirlah, hitung untung ruginya, manfaatny serta mudharatnya, jangan terbius oleh seru, tegang, atau menariknya jalan cerita.

Berdisiplinlah dalam menonton TV. Percayalah, tidak akan habisnya kalau hanya sekedar mengejar dan memuaskan kesenangan.

c. Hobi tiada arti

Andaikata sedang melakukan hal yang paling kita senangi, niscaya tidak akan merasa lelah, malas, ataupun bosan. Energi dan semangat selalu meluap-luap, dan berkobar-kobar sehingga bisa melumat apapun yang menghalanginya. Jikalau yang kita senangi adalah yang disenangi oleh Allah SWT. dan juga jelas manfaatnya bagi dunia dan akhirat maka itu adalah keberuntungan yang besar. Akan tetapi, apabila hobi kita tidak bermakna bagi dunia dan tak berarti bagi akhirat maka kita harus memiliki keberanian untuk menghentikan dan menggantinya dengan kesukaan yang dipastikan bermutu dan juga bermanfaat.

Pertanyaannya, Apakah hobi kita? Berapa banyak waktu Anda yang terkuras? Apakah manfaatnya bagi Anda?, Apakah kerugiannya?, Adakah hobi yang lebih baik? Hanya kejujuranlah yang menjadikan jawaban pertanyaan ini bermanfaat.

d. Keisengan dan kesenangan tak berarti

Pada waktu kita sedang mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan rencana, sering terjadi gangguan baik dari yang kita lihat maupun yang kita dengar yang menarik perhatian dan membelokan fokus fikiran sehingga pekerjaan utama terabaikan dan selingi pekerjaan lain yang tidak direncanakan sebelumnya. Andai kata tidak segera disadari dan hal seperti ini sering terjadi maka dapat dipastikan, selain tujuan lambat tercapai, hasilnya tidak akan memuaskan dan bahkan akan gagal total.

e. Lamunan sia -sia

Hati-hati dengan lamunan, kita berpikir atau melamun, tentu sangat jelasbeda dan hasilnya. Lamunan adalah melanturnya pikiran, melambung tak terarah jelas dan tidak sesuai dengan realita, dan tidak berpijak pada keadaan serta kenyataan. Terkadang mesum memalukan, terkadang tentang hal yang mustahil dan tak memungkinkan, terkadang mendramatisir sehingga sengsara dan nelangsa sendiri. Pendek kata lamunan benar-benar mencuri waktu yang banyak dinikmati oleh orang-orang yang malang.

Kendalikan diri ketika berimajinasi. Selalu berpijak pada keadaan dan kenyataan. Buatlah sruktur pemikiran yang jelas ujung pangkalnya dan bisa disusun menjadi sebuah rencana yang bisa direalisasikan, Insya Allah tidak akan merugi.

f. Hati yang busuk

Jika anda tarmasuk berhati bersih maka Anda sangat beruntung, tetapi jika sebaliknya maka benar-benar celaka, sebab bila orang berhati busuk, waktu, pikiran, tenaga, kebahagiaan, dan hartanya sungguh akan terkuras untuk meladeni perasaan busuknya. Malam hari sulit tidur karena sangat sibuk membayangkan dan membuat rencana buruk, sepanjang hari penuh kedongkolan, makan tak enak, dunia menjadi sesak karena tak mau bertemu dengannya. Wajah akan bermuram durja dan kata-kata penuh sumpah serapah. Silahkan Anda hitung sendiri waktu yang habis untuk memikirkan keburukan seseorang yang dibenci, merencankan menjatuhkannya, memudarkan namanya, tidak bisa menerima segala prestasi dan kesuksesannya.

dikutip dari buku; Demi Masa

Dikirim pada 30 April 2010 di Wawasan

" Bila dirimu sekarang sedang menunggu seseorang untuk menjalani kehidupan menuju ridhoNya, bersabarlah dengan keindahan..., demi Allah dia tidak akan datang karena kecantikan dan ketampanan, kepintaran ataupun kekayaan. Tetapi Allah lah yang menggerakkan. Janganlah tergesa mengekspresikan cinta kepada dia sebelum Allah mengizinkan. Belum tentu yang kamu cintai adalah yang terbaik untukmu. Siapakah yang lebih mengetahui melainkan Allah??? Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dan derap - derap hati rapat - rapat, Allah akan menjawabnya dengan lebih indah di saat yang tepat...."

Dikirim pada 30 April 2010 di Menarik

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “Lihat cangkir itu,” kata si nenek kepada suaminya. “Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara “Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop ! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata “belum !” lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata “belum !”

Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak.

Wanita itu berkata “belum !” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku.Ia terus membakarku. Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin.

Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

***

Sahabat, dalam kehidupan ini adakalanya kita seperti disuruh berlari, ada kalanya kita seperti digencet permasalahan kehidupan. Tapi sadarlah bahwa lakon-lakon itu merupakan cara Tuhan untuk membuat kita kuat. Hingga cita-cita kita tercapai. Memang pada saat itu tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan.

“Sahabat, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”

Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena akhir dari apa yang sedang anda hadapi adalah kenyataan bahwa anda lebih baik, dan makin cantik dalam kehidupan ini.

Dikirim pada 30 April 2010 di Wawasan


connect with ABATASA